-->

Konsep dan Teori Peran dalam Interaksi Simbolik

fikriamiruddin.com - Tindakan atau aksi untuk mengambil peran dari orang lain biasanya adalah aktivitas mind, akan tetapi pada tahap awal biasanya tindakan atau aksi tersebut seolah-olah mendahului mind, simbol, dan diri pada anak-anak. Mead mengungkapkan bahwasannya proses pengambilan peran merupakan tahap pertama sebelum manusia mengenal sesuatu hal dari manusia lain, dan sebelum manusia membedakan diri dari orang lain. Maka dari itu anak-anak suka meniru tindakan manusia lain di lingkungannya pada tahap prasimbolik. Kemudian anak-anak memaknai tindakannya, akan tetapi belum bisa memaknai pandangan manusia lain. Dari proses peniruan awal ini, kita dapat memahami bahwa diri kita muncul pertama kali ketika anak-anak mengarahkan tindakan meniru kepada dirinya. Kemudian dari diri ini lalu berkembanglah jiwa dan simbol yang diikuti oleh pemeran simbolik yang lebih rumit yaitu mencoba mengambil perspektif orang lain.
Konsep dan Teori Peran

Kemudian apa yang terjadi dari peristiwa ketika terdapat manusia yang saling berkomunikasi dan berinteraksi tidak sesederhana yang mungkin kita bayangkan. Dalam proses komunikasi tersebut manusia-manusia tersebut terlihat aktif dalam berbagai sikap, opini, motif, dan ingatan terhadap apa yang pernah dialaminya dalam perjalanan hidupnya. Predisposisi inilah yang tentu saja berpengaruh pada perbuatan tersebut dengan arah peran tertentu pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Perubahan sikap yang terjadi dengan manusia lain dalam berkomunikasi tersebut terjadi dikarenakan adanya proses interaksi, dan interaksi tersebut bersifat dinamis.

Baca Juga : Perspektif dalam Sosiologi Komunikasi

Pada saat manusia berinteraksi di dalam aturan-aturan formal dan harapan-harapan informal yang harus ditaati oleh seluruh anggota masyarakat termasuk di dalamnya norma, nilai, adat atau kebiasaan. Aturan tersebut berkembang secara historis, dan manusia mempelajarinya dalam proses interaksi, manusia menggunakannya, dan mungkin juga mendefinisikannya. Akan tetapi pandangan dan aturan ini seringkali berpengaruh terhadap bagaimana cara orang berinteraksi dalam sebuah komunikasi. Proses bagaimana cara peran mempengaruhi interaksi dan terkoordinasi dapat dipahami dalam beberapa teori berikut ini:

Teori Peran Klasik
Teori ini mengungkapkan bahwasannya terdapat sebuah cara yang dilakukan bagaimana ketika masyarakat diperintahkan dan bagaimana ketika perintah-perintah persebut berpengaruh terhadap individu dalam lingkungan masyarakat. Teori ini beranggapan bahwasannya struktur sosial seringkali menghambat anggota masyarakat, dikarenakan banyak memberikan hak dan kewajiban. Maka dalam hal ini akan mendukung secara langsung pada interaksi dan sifat komunikasi mereka.

Teori Pertunjukan Peran
Teori ini beranggapan bahwasannya interaksi dan komunikasi merupakan sebuah pertunjukkan drama. Ervin Goffman biasa menyebutnya dengan dramaturgi. Model dramaturgi ini banyak dikembangkan dalam presentasi diri dalam kehidupan sehari-hari.

Model Identitas Peran
Model identitas peran ini dapat menguji dan menentukan para aktor dalam memilih berbagai macam identitas peran. Model ini mengartikulasikan tentang hidup dengan mengungkapkan bahwasannya tugas  hidup yang paling mendasar adalah menghadapi manusia yang hanya memberikan simpanan waktu yang terbatas.

Baca Juga : Pengertian Perspektif, Sikap dan Perilaku 

Model Negosiasi Peran
Model ini mengungkapkan bahwa proses negosiasi sangat penting dalam menciptakan identitas-identitas peran. Sehingga model ini yakin bahwa manusia sebagai aktor dapat dianggap sebagai bagian yang menentukan dari seluruh rangkaian proses negosiasi baik secara langsung mapun tidak langsung. Masing-masing akan menunjukkan sebuah reaksi dalam sebuah pertemuan dan dalam sebuah situasi tertentu. Secara hati-hati model ini kemudian menekankan bahwasannya proses negosiasi tersebut tidak akan dibuat dengan sengaja dan secara langsung negosiasi dapat terjadi di antara para penjual dan pembeli, atau di antara serikat buruh dengan jajaran manajemennya.

0 Response to "Konsep dan Teori Peran dalam Interaksi Simbolik"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel