-->

Pentingnya Sosiologi Pedesaan dalam Pendakian Gunung

fikriamiruddin.com - Sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat secara keseluruhan, terkait dengan hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan kelompok, baik formal maupun material, baik statis maupun dinamis. Pedesaan sendiri berasal dari akar kata Desa yang merupakan sebutan dari sebuah tempat tinggal. Pengertian desa ini adalah satu kesatuan masyarakat dalam wilayah yang jelas baik menurut suasana formal maupun informal di mana satuan-satuan terkecilnya terdiri dari keluarga-keluarga yang memiliki wilayah otonomi sendiri dalam menyelenggarakan kehidupan dan keterikatan antarkeluarga dalam kelompok masyarakat akibat adanya unsur pengikat yang bersifat religius, tradisi dan hukum adat.
Pentingnya Sosiologi Pedesaan dalam Pendakian Gunung

Berdasarkan definisi di atas dapat dipahami bahwasannya sosiologi pedesaan adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah sosial, baik pendidikan, kebudayaan dan kehidupan serta kebiasaan masyarakat desa. Dalam hal ini kaitannya dengan kegiatan alam bebas adalah bahwa kita harus menghormati dan memperhatikan segala bentuk peraturan dan larangan yang ada di desa yang kita lewati, kunjungi, atau singgahi. Semua pantangan dan larangan tersebut harus kita hormati, meskipun dalam bertentangan dengan hati kecil dan akal kita. Misalnya masyarakat Badui yang berpantangan untuk difoto maka dari itu kita harus menghargai dan menghormatinya. Hal tersebut demikian dilakukan untuk menghargai dan menghormati adat-istiadat serta kebiasaan di desa tersebut. Hal demikian ini tentu sangat penting supaya kita dapat diterima dengan baik oleh masyarakat desa dan dianggap sebagai warganya.

Dalam hal ini masyarakat desa memiliki ikatan yang kuat satu sama lainnya, terlebih lagi pada hal-hal yang mereka alami. Jika kita sedang berada di desa dan berperilaku dengan baik maka akan menimbulkan kesan yang mendalam bagi mereka. Hal ini akan berlangsung secara berkesinambungan, sehingga jika di lain waktu datang lagi grup pendaki gunung yang lain maka mereka akan memperlakukan para pendaki tersebut dengan baik seperti yang pernah mereka lakukan terhadap kita, padahal belum tentu grup tersebut akan berbuat baik seperti yang pernah kita lakukan.

Begitu pula jika kita pernah melakukan sesuatu yang tidak berkenan di hati mereka maka mereka pasti akan mengingatnya. Selain itu, hendaknya kita juga tidak terlalu menyombongkan diri dan berbicara tinggi serta memamerkan barang-barang mewah yang kita miliki. Hal ini kemudian akan sangat mempengaruhi kehidupan mereka. Di sisi lain pasti merek pula ingin memilikinya, dan bagi mereka jalan satu-satunya adalah meninggalkan desa dan menetap di kota. Maka dari itu biarkanlah kehidupan dan keadaan di desa mengalir seperti apa adanya. Bukan berarti kita tidak boleh membantu mereka. Akan tetapi, bantuan untuk mereka hendaknya berupa peningkatan pengetahuan, misalnya penyuluhan kesehatan, dan lainnya yang dapat membantu mereka untuk lebih menghasilkan.

Pengetahuan mengenai sosiologi pedesaan ini pula akan turut serta mengembangkan dan merawat perilaku sosial kita. Secara tidak sadar dan dengan sendirinya apabila kita selalu menerapkan prinsip-prinsip sosial ketika berada di desa terakhir sebelum masuk menuju hutan rimba. Sehingga dengan dibarengi pengetahuan mengenai sosiologi pedesaan tentu yang akan kita dapatkan dari setiap perjalanan pendakian gunung tentu akan lebih beragam, tidak terbatas hanya foto selfie dan rasa lelah saja. Dengan kita membaur dengan masyarakat di sekitar gunung tersebut, selain menambah relasi, hal ini juga akan meningkatkan rasa empati kita pada sesama, dan dapat memperkaya sudut pandang kita dalam memahami realitas.

Mungkin cukup sekian yang dapat kita bahas kali ini, silahkan baca juga: Cara Packing untuk Pendakian Gunung yang Benar. Terima kasih banyak dan semoga bermanfaat.
#SalamLestari 

0 Response to "Pentingnya Sosiologi Pedesaan dalam Pendakian Gunung"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel